Wisata Mloko Sewu Malang, Wisata Alam Favorit Akhir Pekan

Wisata Mloko Sewu Malang, Wisata Alam Favorit Akhir Pekan

Wisata Mloko Sewu Malang, Wisata Alam Favorit Akhir Pekan

Mloko Sewu menawarkan pengalaman liburan yang menyegarkan tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Destinasi wisata yang berada di kawasan Waduk Selorejo, Kabupaten Malang, Jawa Timur ini menghadirkan panorama alam yang memikat sekaligus udara sejuk khas pegunungan. Karena itu, banyak wisatawan memilih Mloko Sewu sebagai tujuan utama saat akhir pekan tiba.

Selain menyuguhkan pemandangan hijau yang luas, Mloko Sewu juga menghadirkan berbagai spot foto yang menarik. Oleh sebab itu, tempat ini cepat populer di kalangan anak muda maupun keluarga. Dengan konsep wisata alam yang tertata rapi, pengelola berhasil memadukan keindahan alam dan fasilitas modern secara seimbang.

Panorama Alam yang Menenangkan Mata

Mloko Sewu berdiri di ketinggian yang memungkinkan pengunjung menikmati lanskap Waduk Selorejo dari sudut pandang berbeda. Dari atas bukit, wisatawan dapat melihat hamparan air yang tenang berpadu dengan latar perbukitan hijau. Pemandangan tersebut terlihat semakin indah saat pagi hari, ketika kabut tipis masih menyelimuti area sekitar.

Tidak hanya itu, suasana sejuk yang terasa sejak pagi membuat pengunjung betah berlama-lama. Bahkan, banyak wisatawan datang lebih awal untuk menikmati matahari terbit. Sementara itu, pada sore hari, langit berubah warna menjadi jingga keemasan yang menciptakan suasana romantis sekaligus hangat.

Karena lokasinya berada di kawasan pegunungan, Mloko Sewu juga cocok bagi wisatawan yang ingin melepas penat dari hiruk pikuk kota. Dengan suasana yang tenang dan udara yang bersih, tempat ini memberikan pengalaman relaksasi alami tanpa perlu biaya besar.

Baca Juga: Wisata Cadas Ngampar Ciamis, Spot City Light Terbaik

Fasilitas Lengkap dan Spot Foto Instagramable

Pengelola Mloko Sewu terus meningkatkan fasilitas demi kenyamanan pengunjung. Kini, area wisata ini telah dilengkapi dengan gardu pandang, tempat duduk santai, serta jalur pejalan kaki yang aman. Selain itu, tersedia pula area parkir yang cukup luas sehingga wisatawan tidak perlu khawatir kehabisan tempat.

Spot foto menjadi daya tarik utama di Mloko Sewu. Berbagai instalasi kreatif, seperti gardu pandang berbentuk unik dan latar tulisan artistik, menarik perhatian pengunjung. Oleh karena itu, banyak wisatawan membagikan momen liburan mereka di media sosial, sehingga popularitas Mloko Sewu terus meningkat.

Di sisi lain, beberapa area juga menyediakan tempat bersantai bersama keluarga. Dengan demikian, orang tua dapat menikmati pemandangan sambil mengawasi anak-anak bermain di area yang aman. Kombinasi fasilitas dan panorama alam inilah yang membuat Mloko Sewu cocok untuk semua kalangan.

Akses Mudah dan Harga Tiket Terjangkau

Mloko Sewu berlokasi di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Akses menuju lokasi relatif mudah karena jalan sudah beraspal dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun demikian, pengunjung tetap perlu berhati-hati karena jalur menuju area wisata cukup menanjak.

Harga tiket masuk Mloko Sewu tergolong ramah di kantong. Dengan biaya yang terjangkau, wisatawan sudah bisa menikmati seluruh area wisata dan berfoto di berbagai spot menarik. Selain itu, pengunjung juga dapat membawa bekal sendiri untuk piknik ringan bersama keluarga.

Karena harga tiketnya ekonomis, Mloko Sewu menjadi pilihan ideal bagi pelajar, mahasiswa, maupun keluarga yang ingin berlibur tanpa menguras anggaran. Oleh sebab itu, tempat ini kerap ramai saat akhir pekan dan musim liburan.

Tips Berkunjung agar Liburan Semakin Maksimal

Agar pengalaman berkunjung semakin menyenangkan, wisatawan sebaiknya datang pada pagi atau sore hari. Selain cuaca terasa lebih sejuk, cahaya matahari juga lebih bersahabat untuk berfoto. Selanjutnya, gunakan alas kaki yang nyaman karena pengunjung perlu berjalan di beberapa area berbukit.

Selain mempersiapkan fisik, pengunjung juga perlu menjaga kebersihan selama berada di lokasi. Dengan membuang sampah pada tempatnya, wisatawan turut menjaga kelestarian alam Mloko Sewu. Di samping itu, patuhi aturan yang berlaku demi keselamatan bersama.

Secara keseluruhan, Mloko Sewu menghadirkan kombinasi panorama alam, fasilitas memadai, serta harga terjangkau dalam satu destinasi. Oleh karena itu, jika Anda mencari tempat liburan akhir pekan yang menenangkan sekaligus instagramable, Mloko Sewu layak masuk daftar kunjungan berikutnya.

Wisata Cadas Ngampar Ciamis, Spot City Light Terbaik

Wisata Cadas Ngampar Ciamis, Spot City Light Terbaik

Wisata Cadas Ngampar Ciamis, Spot City Light Terbaik

Cadas Ngampar kini menjadi destinasi favorit bagi pencinta alam yang ingin menikmati suasana malam Ciamis dari ketinggian. Tempat ini menawarkan pengalaman ngemping yang berbeda karena pengunjung bisa menyaksikan panorama city light yang memukau. Selain itu, lokasi ini menghadirkan udara sejuk khas pegunungan yang menyegarkan pikiran setelah rutinitas harian yang padat.

Berada di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Cadas Ngampar menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah. Banyak anak muda datang bersama teman atau komunitas untuk mendirikan tenda dan menikmati malam yang tenang. Sementara itu, keluarga juga mulai melirik tempat ini sebagai alternatif liburan singkat yang hemat dan berkesan.

Daya Tarik Panorama City Light Ciamis

Saat matahari terbenam, Cadas Ngampar menyuguhkan perubahan suasana yang dramatis. Langit perlahan berubah warna, lalu lampu-lampu kota Ciamis mulai menyala. Pemandangan tersebut menciptakan efek gemerlap yang menyerupai hamparan bintang di permukaan bumi. Karena posisinya berada di ketinggian, pengunjung dapat melihat lanskap kota secara luas tanpa terhalang bangunan.

Selain panorama malam, tempat ini juga menawarkan pemandangan alam yang memikat pada pagi hari. Ketika cuaca cerah, pengunjung bisa menyaksikan kabut tipis yang menggantung di antara perbukitan. Oleh karena itu, banyak fotografer memanfaatkan momen matahari terbit untuk mengabadikan siluet perbukitan dan warna langit yang hangat.

Baca Juga: Destinasi Wisata Bandung Dekat Kota untuk Sehari

Pengalaman Ngemping yang Menenangkan

Ngemping di Cadas Ngampar menghadirkan suasana yang lebih intim dengan alam. Pengunjung dapat mendirikan tenda di area yang telah disediakan pengelola. Kemudian, mereka bisa menyalakan api unggun sambil berbincang santai. Aktivitas sederhana ini justru menjadi daya tarik utama karena menghadirkan kedekatan dan kehangatan.

Namun demikian, pengunjung tetap perlu menjaga kebersihan dan mematuhi aturan setempat. Pengelola biasanya mengimbau wisatawan untuk membawa kembali sampah masing-masing. Dengan cara ini, kelestarian lingkungan tetap terjaga dan pengalaman berkemah tetap nyaman bagi semua orang.

Selain itu, suhu udara di malam hari cenderung lebih dingin. Karena itu, pengunjung sebaiknya membawa jaket tebal, sleeping bag, serta perlengkapan pribadi yang memadai. Persiapan yang matang akan membuat pengalaman ngemping terasa lebih aman dan menyenangkan.

Akses dan Fasilitas yang Terus Berkembang

Akses menuju Cadas Ngampar relatif mudah dijangkau dari pusat Kota Ciamis. Pengunjung dapat menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat hingga titik tertentu. Selanjutnya, mereka perlu berjalan kaki untuk mencapai area utama. Meskipun jalurnya menanjak, perjalanan tersebut justru menambah sensasi petualangan.

Di sisi lain, pengelola terus berupaya meningkatkan fasilitas. Area parkir, tempat istirahat, serta spot foto mulai tertata dengan lebih baik. Bahkan, beberapa sudut telah dilengkapi pagar pengaman untuk memastikan keselamatan pengunjung. Perbaikan ini menunjukkan komitmen pengelola dalam mengembangkan potensi wisata secara berkelanjutan.

Tips Berkunjung agar Lebih Maksimal

Agar kunjungan semakin optimal, sebaiknya datang saat cuaca cerah. Dengan begitu, pengunjung dapat menikmati city light tanpa terhalang kabut tebal atau hujan. Selain itu, datang lebih awal akan membantu mendapatkan lokasi tenda yang strategis.

Kemudian, pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima karena jalur menuju lokasi cukup menanjak. Jangan lupa membawa perbekalan secukupnya, terutama air minum dan makanan ringan. Terakhir, tetap utamakan keselamatan dan jangan berlebihan saat mengambil foto di tepi tebing.

Cadas Ngampar bukan sekadar tempat berkemah, melainkan ruang untuk menikmati keindahan Ciamis dari sudut pandang berbeda. Dengan panorama city light yang memikat serta suasana alam yang menenangkan, destinasi ini layak masuk daftar kunjungan Anda berikutnya.

Destinasi Wisata Bandung Dekat Kota untuk Sehari

Destinasi Wisata Bandung Dekat Kota untuk Sehari

Destinasi Wisata Bandung Dekat Kota untuk Sehari

Bandung selalu menawarkan pilihan wisata menarik, terutama bagi Anda yang ingin menikmati liburan singkat tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Selain udaranya yang relatif sejuk, kota ini juga menghadirkan banyak destinasi strategis yang bisa dijangkau dalam waktu singkat. Karena itu, Anda dapat merencanakan one day trip tanpa merasa lelah di jalan. Berikut rekomendasi destinasi wisata Bandung dekat kota yang cocok untuk perjalanan sehari.

Alun-Alun Bandung dan Masjid Raya

Pertama, Anda bisa memulai perjalanan dari Alun-Alun Bandung. Lokasinya berada di pusat kota, sehingga mudah diakses dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Selain itu, area ini menawarkan ruang terbuka hijau yang nyaman untuk bersantai.

Anda dapat menikmati hamparan rumput sintetis sambil berfoto dengan latar belakang Masjid Raya Bandung yang megah. Jika ingin melihat panorama kota dari ketinggian, Anda bisa naik ke menara masjid pada jam operasional tertentu. Sementara itu, di sekitar alun-alun tersedia banyak kuliner legendaris yang menggugah selera. Dengan demikian, Anda tidak perlu berpindah lokasi untuk menikmati wisata sekaligus berburu makanan.

Baca Juga: Wisata Gunung Padakasih, Spot Hiking Ringan Favorit Jabar

Braga dan Asia Afrika

Selanjutnya, kawasan Braga dan Jalan Asia Afrika menghadirkan suasana klasik yang ikonik. Banyak wisatawan datang ke sini untuk menikmati bangunan bergaya kolonial yang masih terawat. Selain berfoto, Anda juga dapat mengunjungi galeri seni, kafe estetik, serta toko suvenir unik.

Karena jaraknya sangat dekat dari Alun-Alun Bandung, Anda dapat menjelajahinya dengan berjalan kaki. Di sisi lain, kawasan ini sering menjadi lokasi pertunjukan seni jalanan pada akhir pekan. Oleh sebab itu, suasananya terasa lebih hidup dan menarik untuk dinikmati bersama teman maupun keluarga.

Gedung Sate dan Taman Lansia

Jika Anda ingin menikmati ruang hijau yang asri, Gedung Sate dan Taman Lansia bisa menjadi pilihan tepat. Gedung Sate sendiri merupakan ikon Kota Bandung yang memiliki nilai sejarah penting. Selain berfoto di halaman depan, Anda juga dapat mengunjungi museum di dalamnya untuk memahami sejarah pemerintahan Jawa Barat.

Sementara itu, Taman Lansia menawarkan suasana tenang dengan pepohonan rindang dan danau kecil. Banyak pengunjung datang pada pagi atau sore hari untuk berjalan santai maupun berolahraga ringan. Karena lokasinya berada di pusat kota, Anda tidak memerlukan waktu lama untuk mencapainya.

Cihampelas dan Cihampelas Skywalk

Berikutnya, kawasan Cihampelas menghadirkan pengalaman wisata belanja sekaligus rekreasi ringan. Jalan ini terkenal dengan deretan toko pakaian dan pusat perbelanjaan. Selain itu, Cihampelas Skywalk atau Teras Cihampelas memberikan sudut pandang berbeda untuk menikmati suasana kota dari atas.

Anda bisa berjalan santai di jalur pedestrian yang tertata rapi sambil menikmati jajanan khas Bandung. Di sepanjang skywalk, tersedia tempat duduk dan area foto yang menarik. Oleh karena itu, kawasan ini cocok bagi wisatawan yang ingin bersantai tanpa harus keluar jauh dari pusat kota.

Dago Atas dan Tebing Keraton

Meskipun sedikit menanjak, Dago Atas tetap bisa dijangkau dalam waktu singkat dari pusat kota. Kawasan ini menawarkan udara lebih sejuk serta pemandangan alam yang memanjakan mata. Salah satu spot populer adalah Tebing Keraton yang terkenal dengan panorama hutan dan perbukitan.

Anda sebaiknya datang pada pagi hari agar dapat menikmati kabut tipis dan suasana yang lebih tenang. Selain itu, banyak kafe di sekitar Dago yang menyajikan pemandangan city view Bandung. Dengan demikian, Anda dapat menutup perjalanan sehari dengan bersantai sambil menikmati kopi hangat.

Tips Maksimalkan One Day Trip di Bandung

Agar perjalanan Anda berjalan lancar, sebaiknya susun rute berdasarkan lokasi terdekat terlebih dahulu. Selain itu, pilih waktu kunjungan di luar jam sibuk untuk menghindari kemacetan. Gunakan pakaian nyaman dan alas kaki yang mendukung aktivitas berjalan kaki.

Terakhir, manfaatkan transportasi online atau kendaraan pribadi untuk menghemat waktu. Dengan perencanaan yang tepat, Anda dapat menikmati berbagai destinasi wisata Bandung dekat kota hanya dalam satu hari. Jadi, tidak perlu menunggu libur panjang untuk mengeksplorasi pesona Kota Kembang.

Wisata Gunung Padakasih, Spot Hiking Ringan Favorit Jabar

Wisata Gunung Padakasih, Spot Hiking Ringan Favorit Jabar

Wisata Gunung Padakasih, Spot Hiking Ringan Favorit Jabar

Gunung Padakasih kian menarik perhatian pencinta alam di Jawa Barat. Banyak orang kini mencari destinasi hiking ringan yang tetap menyuguhkan panorama indah tanpa harus menempuh jalur ekstrem. Di tengah padatnya aktivitas perkotaan, Gunung Padakasih menawarkan pilihan ideal bagi pendaki pemula, keluarga, hingga pekerja yang ingin melepas penat saat akhir pekan.

Selain mudah diakses, gunung ini menghadirkan suasana alami yang masih asri. Oleh karena itu, tak sedikit wisatawan lokal yang mulai memasukkan Gunung Padakasih ke dalam daftar destinasi singkat mereka.

Lokasi dan Akses Menuju Gunung Padakasih

Gunung Padakasih berada di wilayah Jawa Barat dan dapat dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun roda dua. Akses jalan menuju titik awal pendakian relatif baik, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir menghadapi medan berat sebelum memulai trekking.

Setelah tiba di area parkir, pengunjung langsung menemukan jalur pendakian yang cukup jelas. Petunjuk arah terpasang di beberapa titik penting. Dengan demikian, pendaki pemula tetap dapat menapaki jalur tanpa rasa cemas. Namun demikian, pengunjung tetap perlu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat agar perjalanan berlangsung aman dan nyaman.

Baca Juga: Wisata Cipaniis Kuningan: Healing & Kuliner Rp50 Ribu

Jalur Pendakian yang Ramah Pemula

Gunung Padakasih menawarkan jalur yang tergolong landai. Kemiringan trek tidak terlalu curam, sehingga pendaki tidak cepat kelelahan. Selain itu, jalur tanah yang padat memudahkan langkah, terutama saat musim kemarau.

Waktu tempuh menuju puncak berkisar antara 45 menit hingga 1,5 jam, tergantung kecepatan berjalan. Karena durasinya relatif singkat, banyak keluarga memilih gunung ini sebagai lokasi hiking bersama anak-anak. Meskipun demikian, pendaki tetap perlu mengenakan alas kaki yang nyaman dan membawa air minum yang cukup.

Di beberapa titik, pepohonan rindang menaungi jalur trekking. Oleh sebab itu, suasana terasa sejuk meski matahari cukup terik. Kombinasi jalur ringan dan udara segar inilah yang membuat Gunung Padakasih cocok sebagai alternatif hiking santai.

Panorama Alam yang Menenangkan

Sesampainya di puncak, pengunjung dapat menikmati pemandangan perbukitan hijau yang membentang luas. Pada pagi hari, kabut tipis kerap menyelimuti area sekitar, sehingga suasana terasa lebih dramatis. Sementara itu, saat cuaca cerah, pengunjung bisa melihat lanskap kota dari kejauhan.

Banyak pengunjung memanfaatkan momen ini untuk berfoto atau sekadar duduk menikmati bekal. Karena area puncak cukup lapang, wisatawan dapat beristirahat tanpa berdesakan. Namun demikian, pengunjung tetap perlu menjaga kebersihan dan tidak meninggalkan sampah.

Selain panorama yang indah, suasana tenang di puncak juga menjadi daya tarik tersendiri. Tidak terdengar kebisingan kendaraan, hanya suara angin dan kicau burung yang menemani. Oleh karena itu, Gunung Padakasih cocok bagi siapa pun yang ingin menenangkan pikiran.

Tips Aman dan Nyaman Mendaki

Agar pengalaman hiking berjalan lancar, pengunjung sebaiknya mempersiapkan perlengkapan sederhana seperti sepatu trekking, topi, dan air minum. Selain itu, datanglah lebih pagi untuk menghindari terik matahari siang.

Selanjutnya, periksa prakiraan cuaca sebelum berangkat. Jika hujan turun, jalur tanah bisa menjadi licin dan meningkatkan risiko tergelincir. Oleh sebab itu, pendaki perlu menyesuaikan jadwal perjalanan.

Terakhir, selalu patuhi aturan setempat dan jaga kelestarian alam. Jangan merusak tanaman atau membuat api sembarangan. Dengan menjaga lingkungan, setiap pengunjung turut memastikan Gunung Padakasih tetap menjadi destinasi favorit untuk waktu yang lama.

Gunung Padakasih membuktikan bahwa hiking tidak selalu harus ekstrem. Sebaliknya, perjalanan singkat dengan jalur ramah pemula pun mampu menghadirkan pengalaman berharga. Jika Anda mencari alternatif kegiatan akhir pekan di Jawa Barat, Gunung Padakasih layak menjadi pilihan berikutnya.

Wisata Cipaniis Kuningan: Healing & Kuliner Rp50 Ribu

Wisata Cipaniis Kuningan: Healing & Kuliner Rp50 Ribu

Wisata Cipaniis Kuningan: Healing & Kuliner Rp50 Ribu

Cipaniis di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menawarkan pengalaman healing yang terjangkau sekaligus memuaskan. Dengan bujet sekitar Rp 50 ribu, pengunjung sudah bisa menikmati udara sejuk kaki Gunung Ciremai, bermain air jernih, sekaligus menyantap kuliner khas Sunda yang menggugah selera. Karena itu, kawasan ini semakin populer di kalangan wisatawan lokal yang ingin liburan singkat tanpa menguras dompet.

Selain terkenal dengan sumber mata air alaminya, Cipaniis juga menghadirkan suasana hutan yang asri dan tertata rapi. Pepohonan tinggi menaungi area wisata, sehingga pengunjung tetap merasa nyaman meski datang pada siang hari. Oleh sebab itu, banyak keluarga memilih lokasi ini sebagai destinasi akhir pekan.

Daya Tarik Alam yang Menenangkan

Cipaniis memiliki kolam pemandian alami dengan air yang sangat jernih. Air tersebut langsung mengalir dari sumber mata air Gunung Ciremai, sehingga terasa segar dan dingin. Bahkan, banyak pengunjung sengaja datang pagi hari agar bisa menikmati suasana yang lebih tenang.

Di sisi lain, pengelola kawasan terus menjaga kebersihan area wisata. Mereka menata jalur pejalan kaki, menyediakan tempat duduk, serta memperbanyak titik sampah. Dengan demikian, wisatawan bisa bersantai tanpa terganggu lingkungan yang kotor. Langkah ini juga meningkatkan kenyamanan sekaligus memperkuat citra Cipaniis sebagai destinasi ramah keluarga.

Tak hanya berenang, pengunjung juga bisa berfoto di sejumlah spot menarik. Latar belakang pepohonan rindang dan air yang bening menciptakan hasil foto yang estetik. Karena itu, banyak anak muda membagikan pengalaman mereka di media sosial, sehingga popularitas Cipaniis terus meningkat.

Rincian Biaya Masuk dan Pengeluaran

Salah satu alasan utama wisatawan memilih Cipaniis terletak pada biaya yang sangat terjangkau. Tiket masuk kawasan wisata ini umumnya berkisar Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu per orang. Setelah itu, pengunjung masih memiliki sisa anggaran untuk menikmati kuliner atau membeli minuman hangat.

Misalnya, dengan total Rp 50 ribu, pengunjung dapat membayar tiket masuk, membeli makanan khas Sunda, serta menikmati minuman segar. Selain itu, harga parkir kendaraan juga relatif murah. Karena biaya operasional rendah, wisata ini cocok untuk pelajar, mahasiswa, maupun keluarga muda.

Namun demikian, pengunjung tetap perlu menyiapkan uang tambahan jika ingin membeli oleh-oleh atau mencoba lebih dari satu menu makanan. Meski begitu, secara keseluruhan biaya tetap ramah di kantong.

Kuliner Lezat di Sekitar Cipaniis

Setelah puas bermain air, wisatawan dapat mencicipi aneka kuliner khas Kuningan. Warung-warung sekitar Cipaniis menyajikan menu seperti nasi liwet, pepes ikan, tahu goreng, hingga lalapan segar. Harga makanan umumnya berkisar Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu per porsi.

Selain itu, beberapa pedagang menawarkan minuman tradisional seperti bajigur atau bandrek yang cocok dinikmati saat udara terasa dingin. Perpaduan rasa gurih, pedas, dan hangat membuat pengalaman healing semakin lengkap.

Menariknya, sebagian besar bahan makanan berasal dari petani lokal. Karena itu, cita rasa tetap segar dan autentik. Di saat yang sama, kehadiran wisatawan turut menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

Tips Berkunjung Agar Lebih Maksimal

Agar pengalaman semakin menyenangkan, pengunjung sebaiknya datang pada pagi hari. Selain udara masih bersih dan segar, area kolam juga belum terlalu ramai. Kemudian, bawalah pakaian ganti dan sandal yang nyaman karena area sekitar kolam cukup licin.

Selanjutnya, jaga kebersihan selama berada di lokasi wisata. Buang sampah pada tempatnya dan hindari merusak fasilitas umum. Dengan begitu, keindahan Cipaniis tetap terjaga untuk generasi berikutnya.

Terakhir, pantau kondisi cuaca sebelum berangkat. Karena lokasi berada di kawasan pegunungan, hujan bisa turun sewaktu-waktu. Jika cuaca cerah, pengunjung dapat menikmati suasana alam secara maksimal.

Cipaniis Kuningan membuktikan bahwa healing tidak selalu mahal. Dengan Rp 50 ribu, siapa pun bisa merasakan ketenangan alam sekaligus menikmati hidangan lezat. Oleh karena itu, destinasi ini layak masuk daftar wisata hemat yang patut Anda kunjungi.