Home Learning Metode Penelitian Berbasis Research & Development

Metode Penelitian Berbasis Research & Development

by Muhammad Ismail
0 comment

Metode penelitian Research & Development (Penelitian dan Pengembangan) merupakan bentuk penelitian yang mengutamakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan yang terjadi antara penelitian dan praktek pendidikan. (semiawan dalam sutopo, 2008: 70).

Penelitian dan pengembangan (R & D) merupakan langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada dan dapat dipertanggungjawabkan. Produk yang dikembangkan dalam penelitian R & D tidak selalu berbentuk benda atau perangkat keras (hardware) seperti buku, modal, alat bantu pembelajaran di kelas atau di laboratorium, tetapi bisa juga berbentuk perangkat lunak (software) seperti program komputer untuk mengelola data, pembelajaran di kelas, software perpustakaan atau  laboratorium, dan lain sebagainya.

Metode penelitian Research & Development berusaha untuk menyatukan hasil penelitian dasar (grounded research) dengan penelitian terapan (applied research). Sebab hasil dari penelitian dasar seringkali hanya menghasilkan temuan yang bersifat teoritis sementara hasil penelitian terapan lebih bersifat praktis saja. Penelitian Research & Development ingin menggabungkan kedua hasil penelitian tersebut yaitu menghasilkan suatu produk yang dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan yang dilandaskan pada teori yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam melakukan penelitian berbasis Research & Development terdapat beberapa metode yang dapat digunakan yaitu metode deskripsi, evaluasi, dan eksperimen. Metode deskriptif digunakan untuk menjabarkan data pada penelitian awal terkait kondisi yang didapatkan pada saat observasi.

Kondisi yang dimaksud meliputi produk, kondisi lembaga, dan kondisi faktor pendukung dan penghambat daam pengembangan serta penggunaan produk yang akan dikembangkan. Metode evaluatif digunakan untuk mengevaluasi proses uji coba produk yang dikembangkan.

Suatu produk yang dikembangkan harus melalui proses uji coba beberapa kali sehingga menghasilkan produk yang ideal. Setiap proses uji coba perlu dilakukan evaluasi yang meliputi proses implementasi produk serta hasil dari implementasi tersebut. Kemudian hasil evaluasi tersebut digunakan untuk memperbaiki dan menyempurnakan produk yang dikembangkan.

Adapun metode penelitian eksperimen berfungsi untuk menguji kualitas dari produk yang dikembangkan. Pada proses eksperimen ini suatu produk harus diujikan dengan melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hal ini bermanfaat untuk mengukur kualitas serta pengaruh produk yang dikembangkan.

You may also like

Leave a Comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More