Home Tips Menulis Inilah Alasan Kenapa Anda Harus Mulai Menulis

Inilah Alasan Kenapa Anda Harus Mulai Menulis

by Muhammad Ismail
Manfaat Menulis Artikel

Untuk apa menulis? itulah kalimat keramat yang baru saja saya dapatkan dari seorang pakar penulis yaitu Bpk. Hernowo Hasim. Merupakan sebuah kesyukuran dan kebanggaan tersendiri saya dapat ketemu dengan beliau dan bertukar pengalaman mengenai tulis-menulis. Meskipun saya belum punya karya dan tidak ada apa-apa jika dibandingkan dengan beliau yang selalu produktif dalam menerbitkan buku-buku best seller.

Saya bukan ingin mempermasalahkan backgroundnya. Meskipun beliaudari Mizan (yang tentunya bertolak dengan ideologi saya) akan tetapi jiwapenulisnya dapat ditiru oleh siapa saja. Banyak hal yang telah beliau ajarkankepada saya. Mulai dari bagaimana mengawali menulis, bagaimana teknik menulisbebas (Free Writing) dan lain-lain masih banyak lagi.

Setelah pertemuan dengan beliau kami masih menjalin hubungan melalui SMS. SMSyang sebenarnya bisa dikatakan masalah umum bagi penulis pemula, beliau tidakmembeda-bedakannya. Meskipun baru ketemu sekali, beliau sangan terbuka dalam membagitips-tips dalam menulis.

Salah satu tips menulis yang beliau ajarkan adalah caramenyadarkan diri akan pentingnya menulis. Usaha menulis sebenarnya tidakmembutuhkan waktu yang sangat lama. Cukup dengan meluangkan waktu 1 jam dalamsehari untuk fokus menulis maka kebiasaan tersebut akan menjadi hobi yang bisadikembangkan nantinya.

Akan tetapi ada satu kendala yang saya alami dan mungkin dialamijuga oleh kebanyakan calon penulis hebat. Masalah itu adalah seringterhambatnya aktifitas menulis karena banyaknya aktifitas-aktifitas pentingatau bahkan lebih penting dalam hari-hari dimana saya sedang semangat untukmenulis.

Mungkin itu alasan basi bagi penulis senior. Awalnya saya kira PakHernowo tidak mau membalas SMS saya yang menanyakan solusi mengatasi persoalantersebut. Akan tetapi, beliau memberikan 2 pertanyaan yang membuat sayamenuliskan artikel ini.

Beliau berpesan untuk menanyakan kepada diri saya sendiri tentang2 hal : Untuk apa saya menulis? dan Kenapa saya harus menulis?. Dua kalimatkeramat ini sebenarnya akan berdampak biasa saja jika diucapkan oleh orang yangbelum kompeten di bidang penulisan. Tapi, beda ceritanya jika dua kalimattersebut diucapkan oleh penulis hebat. Benar saja, setelah meresapi sejenak duakalimat tersebut semangat menulis saya terpompa kembali.

Untuk apa saya menulis?

Kalimat ini snagat cocok juga diresapi bagi siapa saja yang inginbenar-benar mendalami dunia penulisan. Menulis bukanlah keahlian yang dapatdiwariskan turun-temurun. Keahlian menulis hanya bisa dimiliki seseorang dengancara berlatih. Tidak ada kata yang dapat menggantikan posisi “BERLATIH’dalam upaya menjadi seorang penulis.

Pertanyaan di atas memang tidak dapat dijawab dengan kalimat yangsingkat. Bahkan tidak perlu jawaban. Dengan selalu meresapi pertanyaan tersebutsebenarnya anda sedang memompa semangat untuk benar-benar lebih giat lagi dalammenulis.

Menulis bukan untuk uang. Itulah pikiran yang sempat menjadipolemik dalam pikiran saya. Dulu, saya mengira bahwa saya akan menjadi expertdalam menulis dalam usia 21. Tapi sampai sekarang (23) pun belum juga expert.Setelah saya pikirkan problem yang saya alami ternyata terletak pada niat awal.

Jika Niat Awal kita menulis hanyalah untuk uang, maka hanya uangsajalah yang akan kita dapatkan. Hal ini sama seperti yang telah saya alami.Sebenarnya banyak hal yang bisa dijadikan niat selain hanya untuk mendapatkanuang semata. Misalnya, saya menulis untuk mengaktifkan daya pikir supaya lebihcerdas dalam menangkap ide-ide yang beterbangan.

Seorang penulis hebat ternyata mempraktekkan hal tersebut. Merekatidak menjadikan uang sebagai tujuan mereka menulis. Berkarya, itulah yangmenjadi bara api sehingga mereka pun semakin terpacu untuk mencipkatankarya-karya hebat dengan harapan buah pemikiran mereka dapat dinikmati olehmasyarakat luas.

Kenapa saya harus menulis ?

Dunia ini sangatlah luas. Maka seharusnya seluas itu pulasemangat, harapan, impian dan karya seseorang.

Setelah menjawab untuk apa menulis?, sekarang saya berhadapandengan pertanyaan, “kenapa saya harus menulis?. Karena manusia dilahirkandalam keadaan suci maka seiring berjalannya masa sudah menjadi suatu keharusanpula menciptakan sebuah karya. Karya penulis inilah yang akan dapat dinikmatioleh generasi-generasi setelah kita. Karya inilah yang membuktikan bahwa kitapernah ada dan hidup di masa lampau.

Banyak orang yang mengabaikan hal ini. Buku misalnya, bukubukanlah kumpulan dari rangkaian kata-kata tanpa arti. Buku adalah kumpulanide-ide yang dituangkan dalam bentuk kalimat-kalimat yang saling berurutan danberkaitan. Buku adalah karya yang mampu menampung ide-ide yang pernah kitapikirkan. Akan tepapi, membuat buku bukanlah jawaban dari pertanyaan tersebut.Lebih tepatnya yaitu BERKARYA. Jadi kenapa saya harus menulis?, Karena sudah seharusnyamanusia hidup dengan menciptakan karya-karya yang luar biasa.

Dengan dua kalimat keramat tersebutlah seorang penulis mampu menghasilkan karya-karya yang luar biasa. Bukan berarti setelah menjawab pertanyaan tersebut selesai masalahnya. Belum, itu hanyalah stimulus awal yang akan menuntun kita lebih maju lagi dalam dunia penulisan.

Selamat Berkarya !

Related Posts

Leave a Comment