Home Tips Menulis Cara Cerdas Menentukan Topik Calon Tulisan

Cara Cerdas Menentukan Topik Calon Tulisan

by Muhammad Ismail
Tips Mencari Ide Tulisan

Pertanyaan yang kerap muncul dari benak kita saat hendak menulis adalah “Topik apa ya yang cocok?”

Tolong, pertanyaan seperti itu jangan dijadikan beban. Anggap sajasebagai hal biasa. Apa yang enak dibahas dalam buku harian? Hmm… yang enakuntuk dibahas adalah hal-hal umum yang berkesan dan menarik. Bisa menyedihkan,bisa pula yang menggembirakan.

Seperti apa sih?

Pengalaman pertama masuk sekolah, pengalaman berkenalan pertamakali dengan teman di sekolah, hari pertama masuk kerja, mendapat uang gajipertama kali, bertemu sang kekasih hati, pengalaman saat melamar, pengalamanketika menikah, dan lain sebagainya.

Pokoknya, segala hal yang seru dan menarik. Semua itu bisa membuat kita betah menuliskannya berlembar-lembar. Asyik. Termasuk, yang enak dibicarakan adalah hal yang baru. Misalnya punya mobil baru, punya teman baru, punya rumah baru, dan segala hal yang baru-baru deh. Topik seperti itu ditanggung antimanyun. Pas banget untuk dituangkan di buku harian.

Kebiasaan untuk menuliskan sesuatu yang baru perlu dijaga. Bukan apa-apa, kalo kamu menulis buku harian, tapi masalah dan kata-kata serta kalimatnya sering diulang-ulang, nggak bakalan greget lagi untuk dibaca. Bahkan sangat boleh jadi menulis buku harian nggak ada bedanya dengan mengerjakan PR menulis halus. Suer. Jadi gali terus, cari terus masalah baru.

Supaya kamu kreatif. Siapa tahu nantinya memang kamu jadiwartawan. Wartawan kadang harus ‘nakal’. Misalnya, ketika mewawancarainarasumber, kudu berani menanyakan sesuatu yang barangkali ‘tabu’ untukditanyakan. Seperti jika narasumbernya sebagai polisi, kita tanyakan, ‘apakahada keterlibatan aparat dalam aksi kejahatan ini?”.

Tujuannya, ada bahan berita baru yang bisa ditulis. Biar nggakmonoton. Siapa tahu Pak Polisi itu keceplosan ngomong dan mengeluarkanpernyataan ‘of the record’. Bisa jadi kan? Meskipun nantinya nggak ditulis dimedia kita, tapi kita punya peluru baru untuk mengutak-atik arah kasus itu.

Buat kamu yang mau nyari topik, nggak usah sulit-sulit mikirinyang jauh-jauh. Coba cari yang dekat dengan kita deh. Tanya teman kanan-kiri,nguping dari sana-sini. Atau bisa juga baca koran pagi ini, cari berita yangmenarik.

Setelah dapat, kamu bisa menulis ulang dengan sudut pandang kamu.Misalnya, judul berita yang kamu ambil adalah perilaku seks bebas remaja.Setelah baca berita itu, dari mulai fakta dan arahnya ke mana, kamu bisa bikinulang dengan pengembangan yang kamu suka, dengan cara kamu sendiri.

Anggap saja misalnya dirimu sebagai wartawan yang menyelidikikasus itu. Kamu bisa ubah dengan versi baru tentang penyelidikan kasus seksbebas di kalangan remaja. Sebagai latihan aja kan? Mungkin kok. Coba deh!

Sobat muda, satu hal yang menarik dari dunia ini adalah karenabanyak hal yang tak terduga. Itu sebabnya kita asyik menjalani hidup ini.Memanfaatkan kesempatan, mengatasi kesulitan, mencoba keluar dari tekanan dsb.Itu pula yang kemudian membuat sebagian orang rela menjadi pengarang. Ia bisameangandai-andai suatu peristiwa dan menuliskannya dalam berbagai versi. Karenamemang banyak kemungkinan yang bisa ditulis. Hal itu akan menjadi peluru yangbanyak untuk menjadi seorang pengarang.

Tinggal sekarang, bagaimana cara menyajikan berbagai kemungkinanitu dalam surat yang akan kita kirim, dalam buku harian yang akan kita buat,dalam artikel yang akan kita tulis, dalam novel yang akan kita bikin, dalamcerpen yang akan kita rangkai jalinan kisahnya.

Maka jangan kaget, dengan banyaknya kemungkinan orang suka membacasurat. Sebab, surat yang pasti-pasti itu nggak semangat lagi kita bacanya.Misalnya surat dinas berupa surat perintah kerja, kenaikan gaji, apalagi suratPHK. Novel dan cerpen yang masih ‘misteri’ akan semangat untuk dibaca. Artikelyang ‘menyimpan’ rasa penasaran akan selalu menarik perhatian. Yakin deh.

Untuk menulis artikel, cari saja topik yang ‘menggigit’. Itu terserah kamu sih. Misalnya kamu bikin tulisan dengan topik cinta. Kamu cari segala masalah yang berhubungan dengan cinta dan cepetan tulis aja.

Resepnya, cari topik-topik yang mudah aja dan dekat dengankeseharian kita. Kalo mau ‘jauh-jauh’ juga boleh, nanti kamu bisa memikirkannyajika teori dasar mencari dan memilih topik udah kamu kuasai.

Jadi topik untuk surat, buku harian, artikel, novel, cerpen, puisibukan soal sulit. Apa saja bisa jadi topik yang menarik. Ada yang bilang bahwakalo sejak masa kanak-kanak kita bisa membuat apa saja jadi mainan, makasetelah dewasa, katanya akan bisa membuat segalanya jadi karangan. Mobil,gunung, batu, sungai, laut, hewan, manusia, rumah, sekolah, kantor, pohon, anakkecil, kakek-nenek, rambut, kaki, tangan, alis, mata, hidung, pokoknya semuahal bisa menjadi topik yang menarik.

Suer. Yang penting, kamu mau menuliskannya. Jangan sampe kamungomong, “isinya sudah tahu, judulnya sudah siap, bahan-bahannya sudah lengkap,arah tulisannya sudah dibuat, sekarang tinggal nulis aja.” Wah, itu justrubermasalah. Padahal, cepet aja langsung tulis.

Pengalaman saya, jika sudah mendapatkan topik yang menarik, segeralangsung mencari data tentang segala hal yang berkaitan dengan topik tersebut.

Setelah dapat, saya biasanya nggak lama langsung menuliskannya,takut mood-nya untuk menulis hilang. Langsung saja sayatulis. Sebisa mungkin, sebaik mungkin. Sebab, percuma aja kalo semua bahan udahdikumpulkan, tapi kamu masih diam aja. Sekarang, yang dibutuhkan adalahkonsentrasimu untuk segera menulis. Jadi, tunggu apalagi, segera tulis. Selamatmencoba!

Related Posts

Leave a Comment