Home Artikel Pengertian Bahasa Menurut Pakar Linguistik Modern

Pengertian Bahasa Menurut Pakar Linguistik Modern

by Muhammad Ismail

Secara umum, bahasa dapat diartikan sebagai sistem tanda bunyi yang digunakan oleh penutur untuk berkomunikasi. Dalam Kamus Bahasa Indonesia istilah bahasa diartikan sebagai sistem lambang bunyi yang digunakan sebagai alat komunikasi untuk melahirkan perasaan dan pikiran. Adapun dalam kamus Oxford istilah bahasa diartikan sebagai “the system of communication in speech and writing that is used by people of a particular country”. Dari pengertian ini dapat dipahami bahwa bahasa memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan berinteraksi manusia baik melalui lisan dan tulisan.

Bahasa menurut aliran linguistik generatif yang dianut oleh Chomsky adalah pengetahuan yang tersimpan di dalam pikiran setiap manusia (Human Mind) yang memungkinkan manusia untuk memproduksi ujaran linguistik untuk berkomunikasi, mengungkapkan isi pikiran, serta melakukan berbagai kegiatan yang berhubungan dengan bahasa. Menurut aliran ini mengkaji bahasa berarti mengkaji pengetahuan bahasa yang dimiliki oleh penutur. Pengetahuan bahasa bersifat kodrati yang hanya dimiliki oleh manusia dan tidak dimiliki oleh makhluk lainnya.

Bahasa yang dimiliki oleh seseorang merupakan hasil dari pengaruh lingkungan sekitar. Artinya, penutur akan memiliki kemampuan berbahasa Arab apabila lingkungan sekitar juga menggunakan bahasa Arab. Chomsky berpendapat bahwa seseorang dapat menguasai pengetahuan bahasa karena setiap manusia telah telah dibekali dengan Universal Grammar secara kodrati. Teori yang digagas oleh Chomsky tersebut dikenal dengan Principles and Parameters Theory.

Ferdinan De Saussure dalam bukunya Course in General Linguistics menjelaskan bahwa tanda bahasa terdiri dari petanda (signified) dan penanda (signifiant) atau simbol (symbol) dan rujukan (referent). Petanda (signified) merupakan makna yang terkandung dalam bentuk atau bunyi tersebut. Sedangkan penanda (signifiant) merupakan bentuk yang bisa diamati secara visual (form) atau berupa bunyi (sound) yang dapat dicermati oleh telinga.Sistem tersebut dikenal dengan Langue dan Parole. Langue adalah konsep bahasa yang abstrak di dalam pikiran sedangkan Parole yaitu sistem arbitrer nyata yang berbentuk suara atau lambang bunyi.

Maksud dari sistem bahasa bersifat arbitrer yaitu sistem yang berlaku pada suatu bahasa tidak didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan rasional, melainkan berdasarkan kesepakatan yang bisa berubah-ubah bergantung. Pinsip utama bahasa adalah bunyi, dimana manusia telah lebih dahulu mengucapkan suatu bahasa sebelum mereka menuliskannya. Aktifitas berbhasa yang paling utama adalah berbicara, sedangkan menulis adalah bentuk kedua dari bahasa. Menulis bisa disebut sebagai gambaran dari suatu ucapan.

Bahasa merupakan salah satu alat komunikasi yang memiliki peran penting dalam berinteraksi. Bahasa juga didefinisikan sebagai sistem bunyi yang memiliki makna, lambang bunyi, dan dituturkan dari sistem arbitrer manusia. Maksud dari sistem bunyi ialah rangkaian bunyi atau suara ujar yang dihasilkan oleh lisan dan bersifat sistematis. Artinya, bahasa bukan merupakan sistem tunggal, tetapi bahasa terdiri dari sub-sub sistem bunyi (phonem), perubahan bunyi dan leksikon (morfem), serta gramatikal (syntax).

Pembahasan mengenai bahasa sangat identik dengan “kata”. Menurut Leonard Bloomfield “kata” merupakan bentuk terkecil dari suatu frase (word is minimum free form). Artinya, kata merupakan satu bentuk yang dapat diujarkan tersendiri dan telah mengandung makna didalamnya. Dengan mengungkapkan kata-kata melalui sistem bahasa maka manusia akan mampu menyampaikan maksud melalui makna yang dituturkan melalui sistem bahasa.

Related Posts

2 comments

Konsep Manusia Yang Berpikir Dalam Terminologi al-Qur'an June 12, 2020 - 7:12 am

[…] yang menunjuk kepada manusia yang berpikir paling tidak kita dapat menelitinya melalui ungkapan bahasa al-Qur’an yang memiliki makna “manusia yang berpikir”. Adapun terminologi khusus tersebut di antaranya […]

Reply
Memahami Hakekat Shalat Dalam al-Qur’an – Muhammad Ismail | Lecturer, Researcher & Author July 27, 2021 - 8:06 pm

[…] “Shalat” merupakan kata yang khas dengan Islam. Sebab, istilah Shalat berasal dari bahasa Arab yaitu الصلاة. Dalam kamus bahasa Arab, istilah tersebut berasal dari akar kata صلّى yang […]

Reply

Leave a Comment